UJI EFEK HEPATOPROTEKTIF EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum Theilade) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN

Sandra tri juli fendri

Abstract


Telah dilakukan penelitian tentang efek hepatoprotektif ekstrak jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum Theilade) terhadap organ hati tikus putih jantan yang diinduksi CCl4. Penelitian ini dilakukan selama 7 hari terhadap 30 ekor tikus putih jantan. Kelompok I adalah kelompok kontrol negatif yang hanya diberi NaCMC, kelompok II adalah kelompok kontrol positif yang hanya diberi penginduksiCCl4, kelompok III, IV dan V adalah kelompok perlakuanyang diberi ekstrak jahe merah dengan dosis 100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB dan 300 mg/KgBB dan kelompok VI adalah kelompok pembanding yang diberi curcuma dosis 100 mg/KgBB. Hewan percobaan diaklimatisasi selama 7 hari, kemudian diberi ekstrak jahe merah sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan selama 7 hari, pada hari ke-7 perlakuan, 4 jam setelah pemberian ekstrak jahe merah, semua kelompok percobaan diinduksi dengan CCl4 1 ml/KgBB (i.p) kecuali kelompok kontrol negatif . Selanjutnya 18 jam kemudian semua hewan percobaan dikorbankan dan diambil organ hatinya untuk pemeriksaan histopatologi. Setelah dilakukan pemeriksaan histopatologi pada kontrol positif terlihat adanya sel hepatosit yang mengalami kariolisis, piknosis, karioreksis dan nekrosis sel dengan persentase kerusakan 63,4%, sedangkan pada kelompok perlakuan dan kelompok pembanding terlihat adanya perbaikan pada sel hepar tikus putih jantan dengan persentase 43%, 35.8%, 17.6% dan 19.2%. Hasil ANOVA Satu Arah menunjukkan bahwa nilai P(<0,05) dan hasil duncan menunjukkan bahwa setiap variasi dosis perlakuan memiliki efek yang berbeda sebagai hepatoprotektif

Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.