Hubungan Kesesuaian Peresepan Obat dan Kendali Biaya Berdasarkan Formularium Nasional Pada Pasien BPJS Rawat Jalan di RSUD Ungaran Kabupaten Semarang

ferika indrasari

Sari


Formularium Nasional merupakan daftar obat terpilih yang dibutuhkan dan tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan sebagai acuan dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional. Tujuan utama pengaturan obat dalam Formularium Nasional untuk meningkatkan derajad kesehatan melalui peningkatan dan efektifitas pengobatan sehingga tercapai penggunan obat rasional (Depkes RI, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kesesuaian peresepan obat dengan Formularium Nasional pasien BPJS Rawat Jalan terhadap kendali biaya obat di RSUD Ungaran.

Penelitian ini merupakan penelitian secara deskriptif non-eksperimental dengan metode pengambilan data retrospektif dan data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan random sampling. Data peresepan obat pasien BPJS Rawat Jalan diperoleh dari resep periode Oktober – Desember 2018. Data kemudian diolah secara deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat kesesuaian peresepan obat berdasarkan Formularium Nasional pada pasien BPJS Rawat Jalan di RSUD Ungaran 77,96% yang artinya belum sesuai dengan indikator berdasarkan Formularium Nasional bahwa kesesuaian peresepan berdasarkan formularium 100%. Besarnya selisih biaya obat diluar Formularium Nasional rata-rata 41,38% setiap bulannya. Thubungan yang bermakna antara kesesuaian peresepan obat berdasarkan Formularium Nasional dan selisih biaya obat dengan nilai Sig.(2-tailed) 0,000 (p < 0,050). Oleh karena itu perlu adanya upaya sosialisasi yang berkesinambungan kepada prescriber bahwa Formularium Nasional sebagai pedoman pengobatan untuk pasien BPJS untuk meningkatkan mutu pelayanan dan pengendalian biaya obat.

 

Keywords : Peresepan Obat, Kendali Biaya, Formularium Nasional


Kata Kunci


Farmasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Medisa, Dian, 2015, Kesesuaian Resep Dengan Standar Pelayanan Medis Dan Formularium Jamkesmas Pada Pasien Rawat Jalan Jamkesmas, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Mendrofa, Devina Eirene, Chriswardani Suryawati, 2016, Analisis Pengelolaan Obat Pasien BPJS Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang, Universitas Diponegoro, Semarang

Nurlela, Bustami dan Bastian, 2010, Akuntansi Biaya. Edisi kedua, Mitra Wacana Media, Jakarta.

Pratiwi, Winda Ratna, Angga P.K and Dolih Gozali, 2017, Hubungan kesesuaian penulisan resep dengan Formularium Nasional terhadap mutu pelayanan pada pasien jaminan kesehatan nasional di Rumah Sakit umum di Bandung, Universitas Padjadjaran, Bandung.

Punaji, Setyosari, 2010, Metode Penelitian Penelitian dan Pengembangan,Kencana, Jakarta.

Sugiyono, 2017, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D , Alfabeta, Bandung.

Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, 2004.

Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), 2011.

World Health Organization, 1988, Estimating drugs requirement dalam A practical manual. Geneva, WHO press.

Yusuf, A. Muri, 2005, Metodologi Penelitian (Dasar – Dasar Penyelidikan Ilmiah). Padang, UNP Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.36434/scientia.v11i1.324

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


SCIENTIA Jurnal Farmasi dan Kesehatan

diterbitkan oleh STIFI Perintis Padang

Jl. Adinegoro km 17/Simp. Kalumpang Lubuk Buaya Padang – 25173

Telp. (0751) 482171  Fax. (0751)484522

    p-ISSN : 2087-5045                 e-ISSN : 2502-1834

       

 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.