POTENSI MADU KELE BALI DAN KOMBINASINYA DENGAN VCO SEBAGAI ANTIACNE

Ni Putu Eka Leliqia, Ni Kadek Cornelia Ayu Trisna, Ni Luh Putu Vidya Paramita

Sari


Jerawat (acne) merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan adanya peradangan kronis yang salah satu penyebabnya yaitu keberadaan koloni bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Salah satu kombinasi bahan herbal yang diduga memiliki aktivitas antibakteri untuk terapi jerawat yaitu kombinasi madu dan VCO. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi madu kele Bali dan kombinasinya dengan VCO sebagai antiacne. Kandungan fitokimia dari sampel uji yaitu madu kele dan VCO ditentukan berdasarkan metode yang sesuai. Aktivitas antibakteri tunggal dari madu kele dan VCO diuji menggunakan metode mikrodilusi dan metode difusi agar terhadap P. acnes (isolat klinis) dan S. aureus (ATCC 6538). Metode mikrodilusi checkerboard digunakan untuk menentukan efek kombinasi madu kele dan VCO. Berdasarkan hasil skrining fitokimia, di dalam madu kele terkandung senyawa, saponin, flavonoid, polifenol, dan steroid/triterpenoid sedangkan dalam VCO terdapat senyawa tanin, flavonoid, dan steroid/triterpenoid. Madu kele memiliki aktivitas antibakteri dengan nilai KHM dan KBM berturut-turut 3,12%v/v; 12,5%v/v terhadap P. acnes, dan 6,25%v/v; 25%v/v terhadap S. aureus. Sedangkan VCO memiliki aktivitas antibakteri yang lebih rendah dibanding madu kele terhadap kedua bakteri uji (KHM 25%v/v; KBM 50%v/v). Efek kombinasi madu kele Bali dengan VCO bersifat aditif dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat P. acnes dan S. aureus sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai antiacne.

Kata Kunci


Madu kele, VCO, Antibakteri, Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bakarnga-via, I., Yande, H.K., Kouipou, R.M.T., Kanko, M.I.M., Arc-En-Ce, J.M., Kammalac, T.N., et al. 2016, Effect of Combined Extracts from Different Plant Parts of Annona senegalensis on Antibacterial and Antifungal Activities, International Journal of Pharmacognosy and Phytochemical Research, 8(1),162-166.

Brooks, G.F., Carol, K.C., Butel, J.S., Morse, S.A., and Mietzner, T.A. 2010, Jawetz, Melnick & Adelberg’s Medical Microbiology, 25th Edition, The Mc Graw-Hill Companies, United States.

Cahyadi, M.A., Sidharta, B.H., and To'bungan, N. 2019, Karakteristik dan Efektivitas Salep Madu Klanceng dari Lebah Trigona sp. Sebagai Antibakteri dan Penyembuh Luka Sayat, Biota Vol. 4 (3), 104-109.

CLSI. 1999, M26-A, Methods for Determining Bactericidal Activity of Antimicrobial Agents; Approved Guideline, Volume 19, Clinical and Laboratory Standard Institute, USA.

CLSI. 2010, M07-A8, Methods for Dilution Antimicrobial Susceptibility Tests for Bacteria That Grow Aerobically, Approved Standard, 8th Edition, National Committee for Clinical Laboratory Standards, USA.

CLSI. 2015, M07-A.10, Methods for Dilution Antimicrobial Susceptibility Tests for Bacteria that Grow Aerobically; Approved Standard, 10th Edition, Clinical and Laboratory Standard Institute, USA.

Cowan, M.M. 1999. Plant Products as Antimicrobial Agents, Clinical Microbiology Reviews, 12, 564-582.

Cushnie, T.P.T. and Lamb, A.J. 2005, Antimicrobial Activity of Flavonoids, International Journal of Antimicrobial Agents, 26, 343-356.

Eshtiaghi, M.N. and Kuldiloke, J. 2013, Formulation of Anti Acne Cream Containing Natural Antimicrobials, International Research Journal of Pharmacy, 4(11), 20-25.

Ewnetu, Y., Lemma, W., and Birhane, N. 2013, Antibacterial Effects of Apis mellifera and Stingless Bees Honeys on Susceptible and Resistant Strains of Escherichia coli, Staphylococcus aureus, and Klebsiella pneumonia in Gondar Northwest Ethiopia, BMC Complementary and Alternative Medicine, 13, 1-7.

Fanelli, M., Kupperman, E., Lautenbach, E., Edelstein, P.H., and Margolis, D.J. 2011, Antibiotics, Acne, and Staphylococcus aureus Colonization, Archives of Dermatology, 147(8), 917-921.

Gunawan, R., Erwin, dan Syafrizal. 2018, Uji Fitokimia dan Penentuan Aktivitas Antioksidan dari Madu Trigona incisa, Jurnal Atomik, 3(1), 18-21.

Harborne, J.B. 1987, Metode Fitokimia, Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan, Penerbit ITB, Bandung

Joshi, L.S. and Pawar, H.A. 2015, Herbal Cosmetics and Cosmeceutical, Natural Products Chemistry and Research, 3(2), 1-8.

Kardinasari, E. and Devriany. 2020, Phytochemical Identification of Bangka Origin Virgin Green Coconut Oil: Anti-inflammatory and Anti-bacterial Potential. Enfermeria Clinica, 30(4), 171-174.

Khameneh, B., Iranshahy, M., Soheili, V., and Bazzaz, B.S.F. 2019, Review on Plant Antimicrobials: A Mechanistic Viewpoint. Antimicrobial Resistance and Infection Control, 8(118), 1-28.

Kumar, B., Pathak, R., Mary, P.B., Jha, D., Sardana, K., and Gautam, H.K. 2016, New Insights into Acne Pathogenesis: Exploring The Role of Acne-Associated Microbial Populations, Dermatologica Sinica, 34, 67-73.

Lima, E.B.C., Sousa, C.N.S., Meneses, L.N., Ximenes, N.C., Junior, M.A.S., Vasconcelos, G.S., et al. 2015, Cocos nucifera (L.) (Arecaceae): A Phytochemical and Pharmacological Review, Brazilian Journal of Medical and Biological Research, 48(11), 953-964

Madelina, W. dan Sulistiyaningsih. 2018, Resistensi Antibiotik pada Terapi Pengobatan Jerawat, Farmaka, 16(2),105-117.

Marlina, Wijayanti, D., Yudiastari, I.P., dan Safitri, L. 2017, Pembuatan Virgin Coconut Oil dari Kelapa Hibrida Menggunakan Metode Penggaraman dengan NaCl dan Garam Dapur, Jurnal Chemurgy, 1(2), 7-12.

Pelczar, M.J. and Chan, E.C.S. 2008, Dasar-Dasar Mikrobiologi 2. Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta.

Prestianti, I., Baharuddin, M., dan Sappewali, S. 2018, Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Sarang Lebah Hutan (Apis dorsata) terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa, ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia, 14(2), 314-322.

Robinson, T. 1995, Kandungan Organik Tumbuhan Tingkat Tinggi, Penerbit ITB, Bandung.

Simonart, T., Dramaix, M., and Maertelaer, V.D. 2007, Efficacy of Tetracyclines in The Treatment of Acne Vulgaris: A Review, British Journal of Dermatology, 158, 208-216.

Srivastava, Y., Semwal, A.D., and Majumdar, A. 2016, Quantitative and Qualitative Analysis of Bioactive Components Present in Virgin Coconut Oil, Cogent Food and Agriculture, 2, 1-13.

Tuksitha, L., Chen, Y.L.S., Chen, Y.L., Wong, K.Y., and Peng, C.C. 2018, Antioxidant and Antibacterial Capacity of Stingless Bee Honey from Borneo (Sarawak), Journal of Asia-Pasific Entomology, 21, 563-570.

Zhou, X., Seto, S.W., Chang, D., Kiat, H., Razmovski-Naumovski, V., Chan, K., et al. 2016, Synergistic Effects of Chinese Herbal Medicine: A Comprehensive Review of Methodology and Current Research, Frontiers in Pharmacology, 7, 1-16




DOI: http://dx.doi.org/10.36434/scientia.v11i1.354

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


SCIENTIA Jurnal Farmasi dan Kesehatan

diterbitkan oleh STIFI Perintis Padang

Jl. Adinegoro km 17/Simp. Kalumpang Lubuk Buaya Padang – 25173

Telp. (0751) 482171  Fax. (0751)484522

    p-ISSN : 2087-5045                 e-ISSN : 2502-1834

       

 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.